Mari ukur pengetahuan awal Anda seputar perencanaan bangunan rumah lewat 3 pertanyaan singkat di bawah ini sebelum membaca artikel selengkapnya.
Daftar Ruangan Wajib Sekolah Menengah Pertama
Berdasarkan Peraturan Menteri Pendidikan Nasional Republik Indonesia Nomor 24 Tahun 2007 tentang Standar Sarana dan Prasarana untuk SMP/MTs, berikut adalah ruangan wajib yang harus ada:
Rencana Anggaran Biaya (RAB) Pembangunan SMP
Asumsi Proyek
- Kapasitas: 9 rombel (288 siswa)
- Luas Bangunan: ±1.200 m² (2 lantai) atau ±800 m² (3 lantai)
- Luas Lahan: ±2.500 m²
- Lokasi: Medan (Zona gempa sedang)
- Standar: Bangunan permanen, struktur beton bertulang K-300
A. Ruang Pembelajaran Utama
B. Ruang Penunjang Pembelajaran
C. Ruang Sanitasi & Servis
D. Ruang Penunjang Lainnya
Rekapitulasi Total RAB
Mengapa Memilih Elite Jaya Kontraktor?
- Pengalaman Khusus Bangunan Pendidikan Menengah: Kami memiliki portofolio khusus dengan pemahaman mendalam tentang kebutuhan laboratorium, MEP, dan ruang serbaguna.
- Struktur Tahan Gempa: Menggandeng Structural Engineer bersertifikat PII dengan analisis struktur SAP2000/ETABS sesuai SNI.
- Sistem MEP Terintegrasi: Menerapkan konsep Building Management System sederhana untuk efisiensi energi dan operasional.
- Turnkey Solution: Menyediakan layanan pembangunan gedung hingga pengadaan furniture dan peralatan lab sesuai standar Permendikbud.
- Garansi Menyeluruh: Memberikan garansi struktur 10 tahun, MEP 3 tahun, finishing 2 tahun, serta layanan maintenance berkala.
Laboratorium SMP membutuhkan perhatian khusus pada sistem ventilasi, instalasi gas, meja tahan asam, serta sistem pendingin server dan grounding khusus untuk laboratorium komputer guna memastikan keamanan dan fungsionalitasnya.
Bangunan SMP memerlukan struktur yang kuat karena memiliki beban hidup tinggi akibat aktivitas fisik siswa yang dinamis serta beban peralatan laboratorium yang berat, sehingga wajib mengikuti standar SNI untuk ketahanan gempa.
Klik kartu untuk melihat jawaban
Space untuk membalik · ← → untuk berpindah